Sosial media

Kamis, 17 Januari 2013

MANFAAT BUAH PALA

"
Buah pala (myristica Fragrans Houtt) adalah buah dengan keharuman semerbak yang mempunyai banyak manfaat. Selain bijinya yang sering digunakan sebagai bumbu masakan olahan daging maupun masakan bersantan dan daging buahnya yang sedikit asam serta harum menjadikannya sangat cocok dijadikan bahan dasar pembuatan manisan atau sirup.
Buah pala juga bermanfaat bagi kesehatan diantaranya :
1.   mampu mengatasi insomnia
2.   batuk berlendir
3.   mengurangi sakit gigi
4.   mengurangi rasa sakit perut
5.   relaksasi
6.    mengurangi jerawat dan noda

Karakteristik Pala
Bentuk pohon pala berpenampilan tinggi 10 - 20 m, menjulang tinggi ke atas dan kepinggir, mahkotanya meruncing, berbentuk kerucut, lonjong dan bulat dengan percabangan relatif teratur, dedaunannya rapat dengan letak daun berselang seling teratur. daging buahnya tebal dan rasanya asam. Biji berbentuk bulat sampai lonjong dengan warna coklat mengkilap, biji ini terbungkus fuli berbentuk seperti jala dengan warna merah gelap namun ada juga yang putih kekuning kuningan.
Pala merupakan tanaman berumah dua (dioecious) dimana bunga jantan dan bunga betina terdapat  pada pohon yang berbeda.

Unsur Kimia Buah Pala
Buah pala mengandung zat-zat : minyak terbang (myristin, pinen, kamfen (zat membius), dipenten, pinen safrol, eugenol, iso-eugenol, alkohol), gliseda (asam-miristinat, asam-oleat, borneol, giraniol), protein, lemak, pati gula, vitamin A, B1 dan C. Minyak tetap mengandung trimyristin.
Biji pala
Minyak atsiri diperoleh dengan penyulingan uap pala , dan digunakan secara luas dalam parfum dan industri farmasi. Minyak tidak berwarna atau cahaya kuning,  berisi sejumlah komponen bunga untuk industri oleokimia, dan digunakan sebagai makanan alami rasa dalam makanan yang dipanggang, sirup, minuman, dan permen. Minyak atsiri juga digunakan dalam industri kosmetik dan farmasi, misalnya, dalam pasta gigi, dan sebagai unsur utama dalam beberapa obat batuk. Dalam obat tradisional minyak pala dan pala digunakan untuk gangguan yang berkaitan dengan sistem saraf dan pencernaan.
Buah pala yang ada di Indonesia sekarang juga sudah dikembangkan menjadi olahan manisan dan sirup. Selain rasanya yang segar (apalagi ditambah dengan es) juga sangat bermanfaat bagi kesehatan.
"
Buah pala (myristica Fragrans Houtt) adalah buah dengan keharuman semerbak yang mempunyai banyak manfaat. Selain bijinya yang sering digunakan sebagai bumbu masakan olahan daging maupun masakan bersantan dan daging buahnya yang sedikit asam serta harum menjadikannya sangat cocok dijadikan bahan dasar pembuatan manisan atau sirup.
Buah pala juga bermanfaat bagi kesehatan diantaranya :
1.   mampu mengatasi insomnia
2.   batuk berlendir
3.   mengurangi sakit gigi
4.   mengurangi rasa sakit perut
5.   relaksasi
6.    mengurangi jerawat dan noda

Karakteristik Pala
Bentuk pohon pala berpenampilan tinggi 10 - 20 m, menjulang tinggi ke atas dan kepinggir, mahkotanya meruncing, berbentuk kerucut, lonjong dan bulat dengan percabangan relatif teratur, dedaunannya rapat dengan letak daun berselang seling teratur. daging buahnya tebal dan rasanya asam. Biji berbentuk bulat sampai lonjong dengan warna coklat mengkilap, biji ini terbungkus fuli berbentuk seperti jala dengan warna merah gelap namun ada juga yang putih kekuning kuningan.
Pala merupakan tanaman berumah dua (dioecious) dimana bunga jantan dan bunga betina terdapat  pada pohon yang berbeda.

Unsur Kimia Buah Pala
Buah pala mengandung zat-zat : minyak terbang (myristin, pinen, kamfen (zat membius), dipenten, pinen safrol, eugenol, iso-eugenol, alkohol), gliseda (asam-miristinat, asam-oleat, borneol, giraniol), protein, lemak, pati gula, vitamin A, B1 dan C. Minyak tetap mengandung trimyristin.
Biji pala
Minyak atsiri diperoleh dengan penyulingan uap pala , dan digunakan secara luas dalam parfum dan industri farmasi. Minyak tidak berwarna atau cahaya kuning,  berisi sejumlah komponen bunga untuk industri oleokimia, dan digunakan sebagai makanan alami rasa dalam makanan yang dipanggang, sirup, minuman, dan permen. Minyak atsiri juga digunakan dalam industri kosmetik dan farmasi, misalnya, dalam pasta gigi, dan sebagai unsur utama dalam beberapa obat batuk. Dalam obat tradisional minyak pala dan pala digunakan untuk gangguan yang berkaitan dengan sistem saraf dan pencernaan.
Buah pala yang ada di Indonesia sekarang juga sudah dikembangkan menjadi olahan manisan dan sirup. Selain rasanya yang segar (apalagi ditambah dengan es) juga sangat bermanfaat bagi kesehatan.

0 komentar:

Posting Komentar